Dua form di situs ini, buat testimoni dan booking konsultasi, awalnya saya bikin di Typeform.
Alasannya simpel. Tampilannya bagus, gampang di-setup, tinggal atur redirect-nya lewat vercel.json.
Masalahnya baru kelihatan belakangan. Typeform versi gratis punya limit jumlah respons per bulan. Begitu kuota habis, form berhenti nerima submission baru.
Untuk situs personal yang belum tentu ramai, limit segitu kelihatan kecil. Tapi tetap saja, saya gak mau ada yang gagal isi form cuma karena kuota abis di bulan itu.
Solusinya paling gampang: pindah ke Google Form. Gak secantik Typeform, tapi gak ada limit respons yang bikin was-was.
Tinggal ganti destination di redirect config, dua form beres pindah tanpa perlu ubah link yang udah dibagikan ke mana-mana.
Kadang bagusnya tampilan bukan satu-satunya pertimbangan. Yang paling penting form-nya harus selalu bisa diisi, kapan pun orang klik linknya.